Kejahatan Transportasi Menghantui Kaum Perempuan

angkot

Takut dan bingung itulah yang dirasakan oleh kaum perempuan di kota urban Jakarta. Bagaimana tidak takut dan bingung, karena dalam beberapa bulan terakhir ini kaum perempuan telah menjadi objek kejahatan saat menggunakan jasa transportasi. Hampir semua jasa  transportasi di Jakarta sudah tidak menjanjikan keamanan lagi. Dari ojek, angkot, bus umum dan terakhir…taksi. Kejahatan berupa perampasan materi dan pelecehan seksual, bahkan sampai pada penghilangan nyawa bisa terjadi kapan saja dan di mana saja.

Bingung, karena aktifitas kaum perempuan jadi terhambat.  Sebab dalam menjalankan aktifitasnya kaum perempuan sangat membutuhkan jasa transportasi. Namun dilain pihak jasa transportasi yang sedianya bisa diharapkan untuk menunjang aktifitas malah sebaliknya, sangat mencekam. Kejadian beberapa waktu lalu membuat sebagian besar kaum perempuan trauma untuk mengunakan jasa transportasi umum. Hal ini juga terjadi pada diri saya, akhirnya aktifitas saya bergantung pada suami. Jika suami tidak capek dan bisa mengantar maka saya akan pergi, jika tidak bisa maka jadwal jadi molor atau berangkat dengan penuh kewaspadaan yang tinggi.

Adapun kewaspadaan yang saya lakukan adalah :

  1. Jika naik ojek kenali dulu wajah si tukang ojek dan pastikan tempat yang akan dituju  sudah hafal   rute jalannya. Apabila si tukang ojek akan mencari jalan lain dengan dalih biar lebih cepat, jangan dituruti.
  2. Jika naik angkot (angkutan kota) usahakan duduk di depan. Dan jika duduk di belakang  pastikan ada penumpang lainnya minimal 3 orang. Akan tetapi harus diperhatikan juga penumpang yang ada karena bisa jadi mereka adalah penjahat.
  3. Jika naik bus umum, siapkan ongkos sebelum naik bus. Jangan mengeluarkan atau membuka dompet di dalam bus umum. Demikian juga dengan telepon genggam, usahakan tidak menelepon atau segala kegiatan yang menggunakan handphone. Hal yang paling baik dilakukan saat naik bus umum adalah baca buku.
  4. Jika naik taksi, baca dan catat kartu pengenal yang berada di dashboard depan. Bila perlu catat Nomor Polisi taksi tersebut. Sama halnya dengan pengojek, kenali rute jalan  tempat yang akan dituju. Apabila supir taksi ingin melalui jalur lain dengan alasan macet jangan dituruti. Bila mencari alamat, bertanyalah pada orang yang berada di sekitar wilayah tersebut.
  5. Selain dari hal-hal tersebut di atas, sebaiknya dalam bebergian jangan memakai busana yang mencolok atau perhiasan. Diusahakan seminimal mungkin yang nampak terlihat adalah rapi dan sopan. Karena hal ini juga bisa mengundang orang yang tidak punya niat jahat jadi timbul niat jahatnya.

Jasa transportasi di Ibu Kota Jakarta saat ini sudah menjadi hantu yang menakutkan bagi kaum perempuan. Demikianlah fenomena yang terjadi saat ini, kaum perempuan sudah tidak dapat lagi merasakan ketenangan dalam beraktifitas, karena setiap saat kejahatan itu bisa saja terjadi. Siang apalagi malam tidak ada bedanya, siang hari dihantui oleh tangan-tangan jahil yang siap melahap dompet dan barang berharga lainnya. Sedangkan malam hari menghantui jiwa dan pelecehan seksual. Tragis !

hantu

Kita sangat berharap bahwa kejahatan yang kerap terjadi dalam hal penggunaan jasa transportasi dapat secepatnya ditangani. Hal ini dikarenakan kaum perempuanlah yang menjadi objek utama dari kejahatan. Sebagaimana kita ketahui, kaum perempuan lebih banyak menggunakan jasa transportasi umum daripada laki-laki. Dapat dikatakan bahwa kaum perempuan bisa mendatangkan pendapatan bagi jasa transportasi tersebut. Namun hal ini sama sekali tidak diimbangi dengan pelayanan yang maksimal. Jangankan pada pelayanan, terjaminnya rasa aman saja tidak ada.

Berbicara tentang jasa transportasi rasanya tidak afdol jika kita juga tidak membahas masalah fasilitas pendukung. Sebut saja ojek, jika kita menggunakan jasa ojek, jarang sekali penumpang diberikan helm sebagai pelindung kepala. Asalkan si tukang ojek sudah memakai helm berarti perjalanan sudah dirasa cukup aman, padahal tidak demikian adanya. Masih ada penumpang yang harus diperhatikan keselamatannya juga.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s