KARTUNET KAMPANYE AKSEBILITAS TANPA BATAS

 

angkot

Nyaman dan aman adalah dua kata yang mustahil ditemui dalam penggunaan fasilitas publik di Perkotaan Urban. Lihat saja, jembatan penyebrangan, halte bus,  transportasi umum, toilet dan trotoar, adalah fasilitas umum yang paling banyak digunakan.  Seyogyanya fasilitas tersebut sedapat mungkin memenuhi persyaratan nyaman dan aman. Tapi realitanya fasilitas tersebut masih jauh dari ke dua syarat tersebut. Jangankan bagi penyandang disabilitas, bagi orang non disabilitaspun hal itu sangat tidak manusiawi. Miris bukan ? Pemandangan yang paling sering saya lihat dengan kondisi seperti itu adalah transportasi umum dan trotoar. Beberapa waktu lalu di Ibu Kota Jakarta angkutan umumnya menorehkan sejarah yang paling buruk. Bukan hanya sekedar copet dengan modus-modus tertentu saja. Bahkan lebih dari itu, pelecehan seksual (perkosaan) dan …nyawa !  Akhirnya menggunakan angkutan umum sebagai alat transportasi telah menjadi momok yang menakutkan.

Bayangkan ! korbannya adalah perempuan lemah dan mereka tidak menyandang disabilitas. Bagaimana halnya dengan penyandang  disabilitas ? Tentunya kehilangan harga diri, materi dan nyawa bukanlah hal yang diinginkan oleh manusia manapun di bumi ini. Sebagai mahluk sosial kita memerlukan ruang gerak untuk segala aktifitas. Mencari nafkah, menuntut ilmu dan semua aktifitas lain menuntut kita untuk bergerak dari satu tempat ke tempat lain. Untuk keperluan itu kita memerlukan beberapa fasilitas publik seperti yang disebutkan di atas.

Terus terang, sebenarnya saya tidak berani membayangkan jika hal itu menimpa diri saya. Padahal saya bukanlah seorang  disabilitas. Bayangan itu akan menjadi lebih mengerikan lagi jika saya seorang disabilitas. Apa yang bisa diperbuat oleh seorang disabilitas dalam menghadapi ancaman tersebut ?

                                                                                                                                                                                                                                                    trotoar

Kejadian lain yang sering membuat mata terbelalak dan hati memendam jengkel adalah penggunaan trotoar. Semua pasti tau lah, kalau trotoar itu diperuntukkan bagi pejalan kaki. Tapi yang terjadi bukan demikian. Kebanyakan trotoar fungsinya diambil alih oleh beberapa orang yang hanya memikirkan diri sendiri. Tukang ojek, pedagang kaki lima dan pengendara roda dua adalah masyarakat yang terlihat dominan  dalam menggunakan trotoar.

Hak pejalan kaki bagi masyarakat non disabilitas dan disabilitas dirampas seenaknya. Mereka benar-benar tidak peduli dengan kondisi dan keselamatan orang lain. Bagi mereka yang penting urusan pribadi mereka terpenuhi. Ck…ck…ck…di mana ya, mata hatinya ? Atau memang sudah tidak ada ? Sebenarnya dirugikan atau tidak saya sangat mengecam perbuatan ini. Saya juga tidak segan-segan untuk menegur mereka. Seringkali jika saya mendapati pemandangan yang demikian saya akan langsung menegur.

Untuk itulah saya juga mengajak khalayak ramai untuk berani menegur ketidak nyamanan dan hilangnya rasa aman dari fasilitas umum, terutama bagi penyandang disabilitas. Keberanian kita untuk mengingatkan khalayak yang seenaknya sendiri inipun harus dilakukan secara kontinyu. Mengingatkan tanpa batas dan waktu ini akan diharapkan dapat merubah perilaku masyarakat, bahwa bukan hanya dia saja yang membutuhkan trotoar tapi ada masyarakat yang lain juga.

Saya sangat menyambut baik setiap program yang dijalankan oleh Kartunet.com. Selalu harus ada pelopor untuk sebuah perbaikan. Karena memang demikianlah kultur masyarakat di manapun. Sebaik-baik manusia adalah menjadi pelopor tapi tidak ada kata terlambat juga buat seorang pengekor selagi hal itu diperuntukkan bagi kebaikan masyarakat luas. Jadi… tunggu apalagi ? Ayo kita benahi fasilitas umum dengan menggunakannya di jalur yang tepat dan benar.

blogging-kartunet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s