3 Panduan Mengemas Ide dan Kreativitas Marketing

Veronica-2

 Sekali lagi lagi Veronica Ratna Ningrum memberikan tips bagaimana cara mengemas ide dan kreativitas marketing. Ternyata marketing produk pun garus dikemas untuk menarik perhatian konsumen. Tidak jauh beda dengan produk-produk hasil olahan. Sebab bagaimanapun, penampilan merupakan faktor yang sangat berpengaruh terhadap nilai jual. Sebuah produk yang bagus namun tanpa disertai strategi marketing yang tepat maka produk tersebut tidak akan menghasilkan keuntungan yang maksimal bagi perusahaan. Sebaliknya, terkadang produk yang sebenarnya biasa, namun apabila dikemas dengan baik, bisa membuat pelanggan jatuh cinta.

Salah satu bisnis bisa berkembang dengan baik adalah dengan menjadikan produk memiliki ‘sesuatu’ atau berbeda dengan yang lain. Ciri khas dari sebuah produk dapat membuat konsumen mudah mengenal dan mengingatnya. Bayangkan ! Jika produk yang kita hasilkan sama dengan produk-produk yang sudah ada, maka konsumen cenderung merasa bosan. Biasanya selain konsumen sendiri membutuhkan produk tersebut, konsumen juga ingin mencoba sesuatu yang baru.  Coba saja kita lihat, counter-counter dengan merk ternama, tiap bulan atau minimal 3 bulan sekali mereka selalu memasang banner bertuliskan “New Arrival”. Itu menandakan ada produk teranyar yang beda dengan produk-produk sebelumnya.

Pada akhirnya dalam dunia bisnis, orang yang bisa berhasil di dunia bisnis adalah pebisnis yang dapat mencetuskan ide seperti produk yang mampu menjadi pioneer dibandingkan bisnis yang dibuka hanya untuk ikut-ikutan.

Terkait dengan eksisting bisnis yang dimulai dari keunggulan produk yang dimiliki, maka setelah itu strategi marketing bisa dicanangkan. Seperti misalnya bagaimana menggarap customer hingga menyakinkan customer untuk membeli. Nah, Ide dan kreativitas sangat diperlukan dalam hal ini. Seorang marketer biasanya jeli menemukan ide menarik untuk dijadikan landasan dalam memasarkan produk kliennya. Dengan sedikit sentuhan kreativitas, ide bisa tampil sangat menarik.

Berikut ini tiga panduan sederhana untuk membantu Anda mengemas ide dan kreativitas untuk memasarkan produk Anda ataupun produk milik klien Anda. Panduan yang dapat Anda lakukan adalah sebagai berikut :

  1. Mengetahui dengan tepat apa yang dibutuhkan oleh konsumen. Pengetahuan ini dibutuhkan sebab akan menentukan hal apa yang akan dilakukan. Hal ini bisa dilakukan melalui riset pasar sendiri, atau melalui lembaga khusus riset bisnis. Ketika informasi sudah dirasa cukup, maka hasil riset tersebut dianalisa dan digunakan untuk menentukan strategi marketing.
  2. Mengemas produk menjadi spesial. Spesial adalah menjadikannya berbeda dengan yang lain atau memiliki keistimewaan dibandingkan dengan produk lainnya. Carilah celah yang bisa dikembangkan berdasarkan hasil observasi produk serupa di pasaran. Dengan demikian, produk tersebut akan dapat tampil lain dari yang lain, dan memberikan nilai tambah bagi produk tersebut.
  3. Menjaga kualitas dari produk. Bagian ini juga merupakan aspek yang penting bagi sebuah produk. Jangan sampai loyalitas konsumen yang sudah terbangun kepada sebuah produk, menjadi hilang karena kualitasnya menurun. Usaha untuk menjaga kualitas produk harus terus dilakukan oleh perusahaan, dengan cara melakukan inovasi dan menambah nilai manfaat dari produk tersebut.

Itulah tiga panduan mengemas ide dan kreativitas untuk marketing. Selamat mencoba !

Tentukan ide produknya, bersamaan dengan itu akan ada cara untuk mengemasnya dalam sebuah strategi marketing.
(Veronica Ratna Ningrum)

Personal Branding Agency, Indscript Creative

Awards_Photo

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s