Perlukah Seorang Konsultan Marketing?

Veronica-2

 

Biasanya dalam dunia bisnis, yang pertama kali dipikirkan oleh seorang pebisnis adalah tentang produk apa yang akan dibuatnya. Setelah itu baru terpikirkan langkah berikutnya, yaitu memasarkannya. Dunia marketing adalah wilayah dinamis yang sangat membutuhkan banyak pemikiran dan strategi. Sampai pada etape ini seorang pebisnis mulai merasa kewalahan dalam memasarkan produknya. Jalan pintas yang diambilnya adalah merekrut tenaga sales. Sedikit banyak tenaga sales cukup bisa membantu, namun kendala lain masih belum teratasi. Banyaknya sales tidak menjadikan omzet cepat naik, bahkan sebaliknya. Ternyata biaya yang dikeluarkan tidak sebanding dengan omzet yang diterima. Kesimpulannya adalah marketing juga menjadi ujung tombak bagi bergulirnya arus keuangan. Sebuah produk yang berkualitas, tidak akan dapat menjadi uang jika tidak dipasarkan. Untuk itu marketing laksana napas bagi sebuah usaha. Untuk menghasilkan strategi market yang jitu, terkadang tidak mudah. Pada kendala ini lah perusahaan mulai memerlukan seorang konsultan marketing.

Sebagaimana telah disebutkan di atas, untuk menciptakan taktik dan teknik di dalam berdagang butuh ide-ide segar dan dinamis. Terkadang seorang pebisnis pandai menciptakan produk yang berkualitas namun kebingungan ketika harus menjual ataupun mendistribusikan produk. Jangan dikira perusahaan yang sudah maju dan mapan tidak perlu lagi seorang konsultan marketing. Fungsi konsultan di sini bukan hanya sekadar memberikan arahan dan masukan mengenai cara memasarkan produk, melainkan dapat membantu merumuskan sebuah solusi masalah, membuat eksekusi cara bertindak, dan masih banyak lagi.

Dengan adanya konsultan marketing, maka perusahaan dapat terbantu secara pemikiran. Tidak jarang pelaku usaha terjebak dalam hal teknis di lapangan. Padahal strategi yang andal dibutuhkan guna membuat produknya laris manis. Ketika berpikir mengenai kondisi kas perusahaan, kembali seorang pebisnis bertanya, perlukah seorang konsultan marketing? Tentu saja sangat perlu. Sejumlah kecil dana yang dikeluarkan untuk konsultasi, tentu tidak sebanding nilainya dengan omzet yang kemudian berhasil diraup setelah adanya konsultasi mengenai marketing ini. Jadi jika untuk konsultasi dikeluarkan satu rupiah, hasil yang dicapai dapat lebih dari 100 %. Jadi, apa ruginya?

Jasa konsultan marketing sudah cukup banyak ditawarkan. Namun perlu dipilih konsultan yang paling tepat bagi usaha kita. Sistem konseling yang unik menjadi salah satu alternatif di dalam memilih konsultan. Veronica Ratna Ningrum, konsultan marketing yang banyak berkecimpung di dunia bisnis kuliner, memberikan cara yang unik namun strategis kepada kliennya. Veronica tidak sekadar memberikan konsep, melainkan juga membantu klien membuat sebuah solusi sekaligus melakukan eksekusi. Untuk itu Veronica banyak dipilih oleh para pelaku usaha sebagai konsultan mereka. Perempuan inspiratif ini memang sudah tidak diragukan lagi kepiawaiannya dalam urusan strategi marketing dalam berbagai usaha. Masukan yang diberikan berdasarkan pengalamannya sangat bernilai emas bagi para pelaku usaha.

Jadi, masihkah Anda bertanya, perlukah seorang konsultan marketing?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s