Si Tipis Impian Keluarga Harmonis

“Bude, pinjam leptopnya ya,”terdengar suara cempreng milik Sheva. “Iya…tapi jangan dibawa ke rumah,”jawabku dari dapur. “Iya,”jawab Sheva cepat. Dalam sekejap gadis kecil itu sudah tenggelam dalam dunia gamenya. Biasanya permainan yang dimainkan oleh Sheva adalah memasak dan berdandan. Maklum sajalah namanya juga anak perempuan, pasti tidak jauh dari masak dan dandan.

Tik..tok…tik…tok…tik…tok…

JMD0386 Jam Dinding RF097 Hello Kitty copy

Jam dinding terus berputar, tak terasa hampir dua jam Sheva bermain game. “Sudah dua jam loh, matikan leptopnya,”perintahku pada Sheva. “Bentar lagi budeeee,”kata Sheva sambil merengek. “Cukup ! Besok aja lagi mainnya,”ulangku kedua kalinya. Akhirnya dengan berat hati Sheva menuntaskan permainannya. Aku melihat dia menutup leptop dan hendak memasukkan ke dalam leptopbag. “Eiiiit, ga usah dimasukkan, ntar jatuh, biar Bude aja,”pintaku. Leptop dengan berat tiga kilo lebih itu tidak jadi dimasukkan ke dalam tasnya. Bukan itu saja, selain berat ketebalannyapun tidak bisa dipegang oleh tangan kecil Sheva.

pizap.com10.131330650299787521375580823606

Gaya Sheva di depan leptop

Untungnya Sheva menuruti apa kataku dan membiarkan leptop itu pada tempatnya. “Ah…ternyata memiliki leptop yang tebal dan berat itu menyusahkan juga ya,”gumamku dalam hati.

“Bude, ini leptopnya,”kata Sheva riang sambil menyerahkan leptop berwarna Silky Silver itu. Besok aku boleh pinjam lagi ya,”pintanya dengan senyum lebar. “Hah…? Pinjam lagi ?”tanyaku membelalakkan mata. Kamu pake leptop Bude yang lama aja ya.” “Ga mau ah, berat, ga bisa dibawa pulang. Kalau leptop Bude yang baru kan enteng, jadi aku bisa main game di mana aja. Lagian leptop Bude yang baru itu enak, trus cepet buat gamenya, nggak lelet,”cerocosnya panjang lebar.

pizap.com10.192754408344626431375620309972

Serius ngejar score

“Dasar anak-anak tau aja mana leptop enak dan ga enak, emangnya kue kali ga enak,”sungutku. “Emang kenapa sih leptop Bude yang baru itu bisa cepet, “tanya Sheva tiba-tiba.

Haduh ! Gimana neranginnya ya ? Aku memutar kepala mencari perumpaan yang mudah dimengerti oleh anak seusia Sheva.

“Jadi gini, leptop Bude yang baru ini larinya seperti kuda, sedangkan yang lama seperti siput,”terangku dengan bahasa seadanya.

“Oooohh…gitu, pantesan lelet banget,”gumam Sheva manggut-manggut.  Jujur saja, aku sendiri sebenarnya kurang paham dengan perangkat yang terdapat pada Notebook Aspire E1-432 ini. Waktu aku baca tentang tentang keunggulan notebook keluaran Acer ini, memang spesifikasi yang ditawarkan sangat berbeda dari merk lain. Saat ini ada beberapa merk notebook yang meluncurkan produk dengan mengedepankan bentuk fisiknya yang slim.

Namun, Notebook Aspire E1-432 menawarkan keunggulan yang berbeda, antara lain adalah penggunaan prosesor Intel 4th Gen terbaru, atau lebih dikenal dengan kode nama Haswell. Acer mempersenjatai notebook ini dengan prosesor Intel® Dual Core Celeron® Processor 2955U yang memiliki dua buah inti (dual core) dan berjalan pada kecepatan 1.40 GHz.

Apa yang membuat prosesor ini menjadi suatu keunggulan dari Aspire E1-432 ?

 Pertama, prosesor ini sudah menggunakan arsitektur Haswell (22nm) yang dapat bekerja sangat efisien dengan TDP hanya 15 Watt saja. Dikombinasikan dengan baterai 4-cell (2500mAh) yang digunakan, daya tahan baterai notebook ini dipastikan akan menjadi jauh lebih maksimal.

Kedua, prosesor Intel Celeron 2955U ini sudah terintegrasi dengan Intel HD graphics terbaru dengan peningkatan kinerja yang signifikan dibanding dengan Intel HD graphics sebelumnya. Tentunya hal tersebut merupakan kabar baik bagi Anda yang senang bermain game.  ( Pantes aja Sheva senang banget main game dengan Notebook Aspire E1-432 ini )

Aspire E1-432 menggunakan RAM DDR3 sebesar 2GB yang dapat di-upgrade hingga 8GB untuk keperluan multitasking yang lebih baik. Media penyimpanan harddisk SATA berukuran 500GB sudah lebih dari cukup untuk Anda menyimpan berbagai file, multimedia, maupun game di dalam notebook ini.

Waaaaaaaaaaaaahhhhhh…hebat banget ya Si Tipis ini. Selain kehebatannya, aku juga bisa tampil keren dengan notebook slim yang paling tipis di kelasnya ini loh !  Wowwww…lagi ahhhhh.

Mau tahu kehebatan dan kekerenan Aspire E1-432 setelah berada di hadapanku ini ?

Ternyata berkat Si Tipis bukan hanya Sheva aja yang merasakan keunggulannya, aku juga. Karena selain tulis menulis aku juga menjalani bisnis online lainnya. Jadi, sudah pastilah kecepatan berinternet sangat ku harapkan. Aku tidak memiliki hambatan sama sekali saat harus berinteraksi langsung dengan klien.  Demikian pula saat aku harus menyimpan begitu banyak data, baik untuk produk, produk sample dan data diri klien. Memori yang disediakan dapat diupgrade sesuaai dengan kebutuhan. Apalagi jika harus menginstall game-gamenya Sheva, aku tidak memerlukan flasdisk yang kadang lupa menyimpannya.

Acer Aspire E1-432 memang bisa diandalkan dalam mengerjakan pekerjaanku. Aku sangat puas dengan notebook keluaran Acer ini, begitu pula Sheva.  Sheva memang bukan anakku, dia adalah keponakanku, tapi karena rumah kami  bersebelahan, jadilah dia sering bermain di rumahku.

Sekalipun usianya baru 10 tahun, Sheva sudah akrab dengan gadget, namun tentu saja di bawah pengawasan aku atau orang tuanya. Kadang-kadang dia juga mencari data yang diperlukan bila ada tugas sekolahnya. Aku dan Sheva memang sangat menginginkan notebook seperti Aspire E1-432. Kami sama-sama sudah jatuh cinta dengan Aspire E1-432. Sebagai keluarga harmonis kami sangat menginginkan kehadiran Si Tipis di rumah kami. Ringan sama dijinjing berat sama dipikul, semboyan ini rasanya pantas bila disematkan pada keluarga kami dan pas pula buat Aspire E1-432 sebagai notebook slim yang paling tipis di kelasnya.

“Budeeeeee…tempenya gosong,”tiba-tiba saja terdengar teriakan Sheva. Aku terkejut dan langsung berlari ke dapur. “Bude sih dari tadi melamun aja, kirain aku Bude lagi ngetik,”kata Sheva agak mengejek.  “Iya, Bude emang mau ngetik untuk lomba blog dari KEB,”jawabku kemudian.

 Ya ampun ternyata aku hanya melamun, membayangkan tentang keinginanku untuk segera mengganti leptop yang lama dengan Aspire E1-432.  “Ohhh, kirain  notebook impianku sudah ada di atas meja kerjaku,”keluhku dalam hati sembari menatap ke arah leptop lamaku.

kecil

“Tulisan ini diikutsertakan dalam event “30 Hari Blog Challenge, Bikin Notebook 30% Lebih Tipis” yang diselenggarakan oleh Kumpulan Emak Blogger (KEB) dan Acer Indonesia.”

4 thoughts on “Si Tipis Impian Keluarga Harmonis

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s