Prioritas Land Menghadirkan Living Investment Yang Precious

Hari Minggu kemarin saya menghadiri acara keluarga yang rutin diadakan setiap enam bulan sekali. Semua keluarga besar dari pihak suami datang, senang rasanya berkumpul dan bertemu dengan Om, Tante, Bude, Pakde dan sepupu yang lain.  Ya, keluarga besar kami memang sudah berkomitmen untuk tetap melestarikan acara kumpul keluarga ini sampai ke anak cucu nanti. Selain sebagai ajang silaturahmi, kami juga bisa saling bertukar pikiran atau bahkan share cerita. Mulai dari yang ringan sampai berat atau bahkan ada yang menawarkan bisnis dengan bentuk kerja sama. Wah, indahnya silaturahmi. Banyak ilmu dan sarat akan rejeki. Kesempatan ini pun tidak saya sia-siakan. Selesai makan saya dan beberapa sepupu sudah terlibat dengan   obrolan. Mula-mulai ngomongin soal anak sampai akhirnya  tentang investasi. Obrolan ini berawal dari salah seorang sepupu yang bekerja pada salah satu bank menawarkan kredit berupa dana tunai. Nah, dari sinilah obrolan sambung menyambung sampai ke masalah investasi.

Sepupu saya tersebut mengatakan bahwa untuk saat ini sampai lima atau sepuluh tahun ke depan, investasi propertilah yang minim resiko. Dalam arti begini, hampir tiap tahun properti mengalami kenaikan harga. “Lihat aja kenyataannya, pernah denger nggak ada harga rumah atau tanah yang turun ?”katanya melempar pertanyaan pada kami. Spontan kami pun menggelengkan kepala.   Investasi property apapun itu tidak akan merugi, beda dengan investasi saham, reksadana, Obligasi dan sebagainya,”lanjutnya lagi.

Kemudian sepupu saya itupun menjelaskan, mengapa investasi properti itu masih cukup memikat. Beberapa di antaranya adalah :

  • Dibutuhkan, properti atau papan adalah termasuk tiga hal pokok penunjang kehidupan. Setiap orang pastinya ingin memiliki rumah sebagai tempat tinggal dan berkumpul. Semakin meningkat pertumbuhan penduduk, maka semakin banyak pulalah orang yang memerlukan rumah.
  • Harganya tidak berpengaruh pada nilai tukar rupiah, bahkan sebaliknya,  jadi jika nilai tukar rupiah sedang turun, maka harga rumah akan semakin naik. Hal ini disebabkan karena investasi properti memiliki jangka waktu yang panjang bisa dikatakan dampaknya tidak terasa dua atau tiga tahun ke depan. Nggak ada kan orang yang beli rumah seminggu kemudian langsung dijual lagi ? Ya, kira-kira begitulah gambarannya.
  • Perkembangan wilayah atau daerah, banyak sekali daerah-daerah yang tadinya sawah atau semak belukar dapat disulap menjadi daerah yang ramai dan berkembang. Contohnya saja, Serpong, daerah yang berada di wilayah selatan Jakarta ini mengalami perkembangan wilayah yang sangat pesat. Dari daerah pinggiran berupa kebun karet sekarang menjadi daerah yang ramai, maju dan modern. Demikian pula dengan beberapa daerah lain seperti Sentul, Bekasi, Depok dan masih banyak lagi.

Mendengar uraian dari sepupu, saya jadi teringat peristiwa enam bulan yang lalu.  Enam bulan lalu saya sempat mengalami kerugian karena investasi saya gagal. Ceritanya begini, tiga tahun yang lalu saya memilih investasi  saham asuransi, yaitu saham yang modalnya untuk dijalankan usaha asuransi. Perhitungan keuntungannya dalam 1 tahun  akan ada nilai tambah sekitar 17 – 23%, jauh di atas keuntungan perbankan. Namun apa hendak dikata, bulan Agustus kemarin nilai tukar rupiah anjlok, jadilah investasi saya pun ikut anjlok. Bukannya keuntungan yang saya dapat malah sebaliknya merugi.   Sejak saat itu saya sangat berhati-hati bila ingin memulai investasi lagi.  Namun begitu saya tidak kapok untuk mulai berinvestasi lagi, tapi tentu saja dengan pertimbangan yang matang.

Belajar dari kegagalan saya berinvestasi yang kemarin, maka saya akan lebih hati-hati. Jujur saja pada waktu itu saya cepat tergiur dengan tawaran teman. Padahal saya tidak punya cukup ilmu tentang saham dan sejenisnya. Nah, untuk tidak mengulang kesalahan tersebut, saya coba cari ilmu tentang berinvestasi, terutama investasi properti.

Tiga point yang dikatakan oleh sepupu saya di atas menjadi acuan dasar dalam berinvestasi properti, selain itu masih ada lagi, yaitu :

 PILIH-PILIH PENGEMBANG

Mengingat bisnis properti sangat menjanjikan, maka banyak pengusaha yang berlomba-lomba melirik bisnis ini. Pahitnya adalah mereka tidak banyak belajar tentang tetek bengek dunia properti, asal punya modal kuat mereka sudah langsung berani terjun berbisnis. Padahal bisnis properti itu bukan bisnis abal-abal atau kacangan, banyak hal yang harus dimiliki oleh orang yang ingin terjun ke dunia ini. Untuk membangun sebuah kawasan baru dan terpadu diperlukan sebuah perusahaan yang kuat dan berpengalaman. Atau jika ingin belajar, pengembang baru bisa saja berafiliasi dengan pengembang  atau marketing  yang sudah berpengalaman sehingga layak diperhitungkan.  Jadi bukan asal bangun rumah, jual, laku terus tinggalin deh konsumennya. Mereka tidak memperhatikan masalah-masalah yang terjadi ke depannya.

Sebenarnya ini adalah uneg-uneg saya terhadap pengembang yang nakal atau seenaknya sendiri. Banyak kejadian di beberapa perumahan yang ke depannya menimbulkan masalah, seperti banjir, tidak adanya transportasi masal, kurangnya keamanan dan lain sebagainya. Pokoknya janji-janji pengembang pada saat peluncuran produk semua terabaikan. Asal sudah dapat untung langsung lepas tangan begitu saja. Nah, ini dia hal yang  menjadikan harga rumah turun, karena tidak berkembang.

Bagaimana dengan Prioritas Land ?

Jika melihat proyek-proyek yang sudah dihasilkan oleh Priortas Land, sepertinya sudah tidak diragukan lagi. Proyek awal yang dibangunnya adalah Properti Bali, yaitu dibangunnya sebuah village dengan brand Majestic  Water Village dan Majestic Point Bali. Proyek awal ini dapat dikatakan sangat sukses, karena dalam waktu singkat sudah habis terjual bak kacang goreng di musim hujan.

Gbr007

Tak lama kemudian Prioritas Land mengusung bangunan vertical yang dikenal dengan apartment. Apartment yang dibangunnya adalah Majestic Point Apartment Serpong, pembangunan apartment ini menambah keramaian properti Serpong sebagai hunian.  Proyek selanjutnya adalah properti Bekasi, yaitu sebuah hunian vertical dengan brand Apartement Indigo Bekasi. Apartment ini baru saja diluncurkan pada tanggal 14 – 15 Desember yang lalu di Jakarta.

 LOKASI TERBAIK

Dalam berinvestasi, apapun itu lokasi sangat memegang peranan penting. Demikian pula dengan investasi properti, lokasi yang mudah dicapai, dekat dengan fasilitas umum adalah tolok ukur sebuah hunian sebuah lokasi yang baik.

 Apakah proyek yang dibangun oleh Prioritas Land berada di lokasi terbaik ?

Sejak awal sebagai pengembang, Prioritas Land sudah memperhitungkan tentang lokasi. Lihat saja beberapa proyek yang ditanganinya, Majestic  Water Village dan Majestic Point Bali yang dibangun di Bali. Kemudian Apartement Indigo Bekasi yang berlokasi 1,7 kilometer dari pintu tol Bekasi Barat, lalu ada Majestic Point Apartment Serpong yang memiliki keunggulan lokasi sangat prima. Lokasi yang dipilih oleh Prioritas Land untuk membangun apartment ini terletak di segitiga emas Tangerang, yaitu Serpong, Karawaci dan BSD. Apartment yang dibangun dua tower ini memiliki total jumlah unit  sebanyak 839. Lokasi strategis inilah yang akan meningkatkan nilai investasi bagi konsumen apartment ini.

Gbr001

Letak strategis Apartment Majestic Point Serpong

gbr009

Apartment Majestic Point Serpong di tengah lokasi segitiga emas Tangerang

 FASILITAS PENGEMBANG

Selain fasilitas yang sudah ada di lokasi hunian itu berdiri, maka fasilitas dari pengembang juga harus ada. Seyogyanya, setiap kali akan dibangun sebuah hunian maka segala fasilitas yang dibutuhkan oleh konsumen juga harus tersedia, seperti misalnya jalan, tempat ibadah, sekolah, pusat berbelanja, taman-taman dan lain sebagainya. Bayangkan jika fasilitas yang dibutuhkan oleh konsumen tidak ada, konsumen harus pergi jauh hanya untuk berbelanja saja misalnya.

 Lantas apakah prioritas Land memperhatikan tentang hal ini ?

Beberapa proyek hunian yang dibangun oleh Prioritas Land direncanakan akan memberikan fasilitas pendukung bagi penghuni atau pemiliknya, seperti : Kolam renang, Lapangan basket, Sky Park, Jogging track dan lain-lain. Bahkan tidak jauh dari Majestic Point Apartmen Serpong akan didirikan Universitas Tarumanegara.

gbr11

Berbagai fasilitas yang disediakan oleh Prioritas Land

 CARA PEMBAYARAN

Namanya juga investasi, tentunya calon investor atau konsumen pasti akan bertanya tentang bagaimana cara melakukan pembelian hunian tersebut. Mudahkah atau sebaliknya ? Pada umumnya konsumen lebih memilih cara yang menurut mereka mudah dan murah dalam membeli sebuah hunian. Misalnya pembayaran down payment ( DP ) yang bisa dicicil, atau suku bunga kecil dalam jangka waktu lama. Mengingat bahwa calon investor atau konsumen adalah orang yang memiliki kebutuhan beragam, jadi mereka juga akan bersikap selektif dalam melakukan transaksi untuk investasi.

 Prioritas Land adalah pengembang yang memahami hal ini…

Dalam hal pembayaran  ternyata Prioritas Land sangat memahami hal ini, buktinya Prioritas Land menawarkan bentuk pembayaran yang memudahkan calon konsumennya. Prioritas Land menawarkan beberapa pilihan pembayaran. Mau tahu pilihan pembayaran yang ditawarkan oleh Prioritas Land ?

gbr10

Pilihan pembayaran yang ditawarkan oleh Prioritas Land

Dengan mengusung slogan “Your Precious Living Investment” rasanya Prioritas Land mampu membawa konsumen untuk mewujudkannya. Prioritas Land mengajak konsumen untuk melakukan investasi hidup yang berharga, yaitu hunian. Bukan sebuah angan-angan bahwa hunian memang investasi jangka panjang yang berharga dan menguntungkan.  Investasi yang dapat diwariskan oleh keturunan dalam kurun waktu yang tak terbatas. Siap berinvestasi ?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s