KIDZANIA Wadah Melahirkan Anak Professional

kidzania001
“Bun…kapan dong kita ke Kidzania lagi ?”tanya Bimo beberapa hari lalu. “Aku bosen ah, main di Mall terus,”lanjutnya. “Tumben, ko tiba-tiba pengen ke sana. Waktu itu kan sudah pernah ke sana,”kataku menimpali. “Itu kan dulu, waktu aku masih kelas dua,”seloroh Bimo. Kemarin Natan cerita, dia habis jadi pembalap sama jadi pembaca berita di TV. Pokoknya seru deh, Natan juga bisa beli mainan sendiri. Uang gajinya banyak,”cerita Bimo tanpa jeda. Waktu aku kelas dua kan belum kerasa,”kata Bimo sambil pergi meninggalkanku. “Ooooh..ternyata itu sebabnya mengapa Bimo tiba-tiba saja minta ke Kidzania. Ternyata teman sekelasnya yang bernama Natan baru aja dari Kidzania, dan cerita pada Bimo,”kataku dalam hati. Memang sih saat Bimo ke Kidzania dulu, usianya baru 7 tahun dengan tinggi 125 cm. Karena hal itu maka tidak semua permainan di Kidzania bisa dimainkan oleh Bimo. Nampaknya Bimo memang belum puas bermain ke Kidzania.

Apa yang dilakukan oleh Natan, secara tidak langsung menggugah keinginan Bimo untuk berkunjung kembali ke Kidzania. Mungkin bukan cuma Bimo saja yang ingin ke Kidzania, teman-temannya yang lain juga. Pastinya mereka memiliki rasa yang sama, ingin ke Kidzania setelah mendengar cerita Natan.

bimo

Bimo dan adiknya (doc.pri )

Bagi seorang anak, bercerita itu adalah hal yang paling disukainya. Apalagi teman-teman yang mendengarkannya percaya dan takjub dengan ceritanya. Akan tetapi dalam hubungannya dengan dunia bisnis, cara yang dilakukan oleh Natan bisa dikatakan sebuah trik marketing handal. Kebanyakan orang mengenalnya dengan istilah dari “mulut ke mulut” atau World of Mouth. Cara marketing seperti ini sangat jitu dalam dunia pemasaran. Dan kebanyakan usaha yang menggunakan cara seperti ini bergerak di dunia kuliner, sebut saja makanan. Jika seseorang menemukan makanan enak, maka lidah seperti tersihir untuk menceritakannya pada orang lain. Bisa dipastikan orang yang mendengar ceritanya akan dibuat penasaran dengan makanan tersebut. Demikian pula halnya dengan apa yang terjadi pada Bimo.

Bimo merasa tertarik ingin berkunjung ke Kidzania, padahal dua tahun yang lalu dia sudah pernah ke sana. Ternyata cerita Natan lebih menarik ketimbang dia harus melihat iklannya di televisi. Cerita anak memang memiliki kekuatan berbeda dari cerita orang tua. Penyebabnya adalah jiwa kejujuran anak masih tersimpan kental dibandingkan dengan orang tua. Oleh sebab itulah, Kidzania mengandalkan cerita anak sebagai trik marketingnya ketimbang beriklan. Meskipun beriklan di televisi tidak dihilangkan sama sekali.

Lantas bagaimana dengan Bimo ? Bimo memiliki sifat cenderung pendiam. Jarang ngomong bila tidak ditanya. Bimo lebih suka menjadi pendengar ketimbang menjadi pembicara. Makanya saya agak kaget sewaktu dia tertarik untuk menjadi pembaca berita di TV kalau nanti ke Kidzania. Bisakah Bimo melakukannya ?

kidzania002

Dua tahun lalu Bimo memang pernah ke Kidzania, seingat saya dia tidak banyak melakukan aktifitas seperti pengunjung lainnya. Hanya beberapa aktifitas saja yang dia lakukan, itupun saya yang memilihkannya. Saya sudah lama mendengar tentang wahana bermain Kidzania ini. Seingat saya, seorang ibu di sebuah acara arisan lingkungan tempat tinggal bercerita tentang Kidzania. Tentu saja cerita si ibu itu sudah dibumbui ini itu supaya lebih sedap. Bahkan ibu itu juga membandingkan dengan wahana permainan yang lain. “Wah, pokoknya keren deh,”kata si ibu menutup ceritanya.

Kesimpulan dari cerita tersebut adalah bahwa wahana bermain di Kidzania bisa membuat anak lebih kreatif. Permainan atau aktifitas di Kidzania dapat melatih saraf motorik anak untuk mengerjakan apa yang diinginkannya. Atau lebih tepatnya apa yang dicita-citakan si anak kelak mereka dewasa.

Mendengar cerita dari mereka, akhirnya saya tertarik dan mengajak Bimo ke Kidzania. Bukan hanya Bimo, saya juga mengajak kakaknya dan satu keponakan lainnya. Niat saya pada waktu itu cuma satu, ingin mengetahui apa yang dicita-citakan Bimo. Saya ingin tahu sampai di mana semangat Bimo dalam menggapai cita-citanya tersebut. Karena selama ini Bimo terkenal sangat pendiam, bahkan cenderung pemalu. Saya khawatir setelah dewasa nanti dia menjadi manusia yang apatis atau kurang peka terhadap sesuatu. Saya tidak ingin ini terjadi pada Bimo. Sebenarnya seperti apa sih Kidzania itu ? Berikut saya perkenalkan situasi yang ada di Kidzania.

Apakah Kidzania itu ?

KIDZANIA adalah sebuah pusat rekreasi indoor berkonsep edutainment yang unik bagi anak-anak usia 2-16 tahun serta orang tua nya. Ya, di Kidzania ini para orang tua juga boleh mendampingi anak-anaknya bermain. Akan tetapi peran orang tua sangat terbatas, semua diserahkan pada kemauan si anak. Orang tua hanya bisa mendorong atas apa yang menjadi pilihan anak. Anak mau jadi dokter, pilot, kontraktor, pedagang burger, pemadam kebakaran semua terserah pada si anak.

kidzania005

Foto pinjam dari sini

Wahana seluas 7.500 meter ini dibangun khusus menyerupai miniatur sebuah kota yang sesungguhnya, layaknya di dunia nyata. Sebagaimana kota, maka miniatur di kota ini juga dilengkapi dengan jalan raya, gedung-gedung dan berbagai macam kendaraan yang berjalan mengelilingi kota. Bukan hanya itu, di Kidzania juga terdapat rumah sakit, kantor, supermarket, salon, teathre, kawasan industri dan sebagainya. Anak-anak yang berkunjung ke Kidzania ini akan memainkan peranan sebagai orang dewasa dengan aneka ragam profesi. Terdapat lebih dari seratus pekerjaan dan profesi di Kidzania ini. Beberapa di antaranya adalah dokter, pilot, pekerja konstruksi, detektif swasta, penyiar berita TV, arkeolog, pembalap F1 dan masih banyak lagi.

kidzania007

Foto pinjam dari sini

Saat si anak memilih profesi sesuai dengan kemauannya orang tua tidak diperbolehkan ikut ke dalam ruangan atau disebut establishment. Orang tua hanya menonton saja, memperhatikan anak-anaknya yang sedang bekerja.

Fasilitas apa sajakah yang terdapat di Kidzania ?

Karena Kidzania ini diperuntukkan bagi anak-anak, maka fasilitas yang tersediapun dibuat untuk kebutuhan anak-anak. Dalam area Kidzania terdapat beberapa fasilitas seperti :
1. Parents Lounge adalah tempat untuk Dewasa untuk bersantai ketika anak-anak bermain. Orang tua dapat menunggui  anaknya yang sedang bermain di dalam ruangan yang telah disediakan.
2. Urbano’s House adalah tempat bermain yang dikhususkan untuk anak berusia 6 tahun ke bawah. Dalam area ini orang tua atau pendamping si anak dapat juga ikut serta bermain.
3. Ruang menyusui adalah ruangan khusus untuk ibu yang ingin menyusui bayinya.

Saya masih ingat ketika mengajak Bimo ke sana, di antara begitu banyak profesi dan pekerjaan Bimo paling suka menjadi pilot dan dokter gigi. Mungkin memang profesi itulah yang paling melekat dalam pikirannya saat itu. Terbukti setelah mendengar cerita Natan, dia ingin kembali ke Kidzania dan mencoba beragam profesi. Sebagai orang tua, saya memang ingin menanamkan sifat kemandirian pada anak. Saat Bimo bermain saya terus memperhatikannya. Terlihat Bimo memang kurang kreatif dibanding anak-anak lain yang berada di dalam establishment. Dari sini saya mencatat hal-hal apa saja yang akan saya ajarkan pada Bimo saat di rumah nanti. Secara tidak langsung sebagai orang tua saya jadi tahu apa saja bakat yang dimiliki oleh anak. Inilah kelebihannya bermain di Kidzania.

kidzania008

Foto pinjam dari sini

Jadi menurut saya, Kidzania memang sebuah wahana yang sangat tepat untuk mendidik kemandirian anak. Sudah selayaknya orang tua mengenalkan beragam profesi dan pekerjaan pada anak sejak dini. Selain itu Kidzania juga bukan hanya merupakan tempat main biasa, banyak unsur mendidiknya terutama dalam hal kreatifitas anak. Sangat berbeda dengan wahana main lainnya, Kidzania menyuguhkan sebuah permainan di mana si anak bisa membayangkan bagaimana jika mereka dewasa kelak. Bermain di Kidznia anak diajarkan untuk menjadi seseorang yang professional di bidangnya. Ada hal lain lagi yang tak kalah penting. Di Kidzania anak-anak juga diajarkan bagaimana caranya menghargai uang. Caranya adalah dengan menggaji anak-anak yang sudah bekerja berdasarkan profesi yang dipilihnya. Gaji inipun ditransfer ke ATM. Dengan begitu anak jadi tahu bahwa ATM itu harus diisi dengan uang hasil jerih payah orang tuanya dan bukan datang sendiri. Menarik bukan ?

Saya dan Bimo mengenal Kidzania dari cerita mereka yang pernah berkunjung ke sana. Dan kunjungan kami ke sana bukan karena rasa penasaran tapi lebih pada keinginan untuk mengajarkan kemandirian secara professional. Kidzania menampung 1200 anak dan 600 orang dewasa ini berlokasi di Pacific Place Shopping Mall lt 6, Jl. Jend. Sudirman Kav 52-53, Kawasan Niaga Sudirman (SCBD), Jakarta 12190.

Nah, bagi para orang tua yuk ajak buah hati Anda ke Kidzania. Lihat, seberapa besar kemandirian anak Anda dalam menekuni profesi yang dipilihnya. Selamat bersenang-senang…!

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s