Berbagi Bahagia Bersama TabloidNova.com

Prolog…

Banyak kalangan yang menyatakan bahwa “Bahagia itu Sederhana”, namun bagi saya adalah sebaliknya. Bahagia itu mahal, bahkan sangat mahal. Bayangkan saja, apakah ada di antara penghuni bumi yang sanggup membeli bahagia ? Jawabnya pasti TIDAK ! Oleh karenanya bahagia adalah anugrah dari Sang Pemberi Segala, apakah kita ikhlas menjual bahagia buat orang lain ? Kalau saya tidak. Ya, memang bahagia itu bukan sesuatu yang diperjual belikan, kalau nggak percaya cari aja di semua toko online dan offline. Jika ditemukan ada yang menjual bahagia maka saya akan membelinya setiap saat, agar saya selalu bahagia.

Bahagia memang sesuatu yang tidak bisa dibeli, karena memang tidak ada yang menjual. Bukankah hukum jual beli itu harus ada penjual dan pembeli ? Bukan sesuatu yang aneh bila kita tidak bisa membeli bahagia tapi kita bisa membaginya. Sebelum kita membaginya, ada baiknya kita temukan dulu bahagia itu. Nah, cara menemukan bahagia inilah yang dikatakan sederhana, seperti misalnya; memberi kue buatan sendiri pada tetangga atau menulis.

Inspirasi Kebahagiaan itu bisa datang dari mana saja dan dari siapa saja. Bagi saya, menulis bisa dijadikan sebagai inspirasi kebahagiaan, karena saya bisa menuangkan segala hal di situ. Apalagi jika tulisan saya banyak mendatangkan manfaat bagi pembaca. Berbagi ilmu dan pengalaman merupakan inspirasi kebahagiaan yang penuh warna. Misalnya saja saya menuliskan tentang solusi menjadi ibu rumah tangga yang kuat, lalu solusi tersebut banyak diikuti oleh perempuan lain. Berbagi solusi inilah merupakan inspirasi kebahagiaan tiada tara, begitu seterusnya.

Bagaimana mungkin kita akan berbagi bahagia jika tidak memilikinya. Dengan kata lain, kita bisa berbagi bahagia setelah kita memperolehnya. Setelah kita memperoleh bahagia, baru deh kita berbagi bahagia dengan orang lain atau anggota keluarga.

Berbagi Bahagia Itu Indah

Dua tahun belakangan ini saya rajin woro wiri di dunia maya, sebut saja facebook, twitter, instagram dan sebagainya. Ternyata dunia yang baru saya jajaki ini lebih luas dari dunia saya yang lama. Betapa tidak, saya acapkali bercengkerama dengan teman-teman di dunia baru itu. Bahkan saat ada acara kami sepakat hadir karena ingin bertatap langsung. Dunia baru ini benar-benar memberi warna hidup dan banyak makna yang saya temui di dalamnya. Saya banyak belajar tentang ilmu apapun, bukan hanya itu, saya juga jadi banyak tahu tentang keaneka ragaman pendapat. Sungguh sebuah fenomena baru yang terbuka luas padahal hanya dilihat dari sekotak kaca bernama gadget.

Dari pertemanan dan pertemuan tersebut saya manfaatkan untuk menggali potensi menulis saya. Dan betapa terkejutnya saya bahwa kesempatan menulis di dunia baru itu sangat terbuka lebar. Jujur saja saya sampai bingung mau memilih mana yang akan saya pelajari lebih dulu. Akhirnya dengan penuh rasa keingintahuan, saya mengikuti beberapa komunitas menulis. Sayapun tidak menyia-nyiakan kesempatan ini dengan menggali ilmu sedalam-dalamnya.

Sampai pada sebuah kesempatan, saya mencoba untuk ikut berpartisipasi menulis tentang sosok perempuan inspiratif. Untuk kali ini saya mendapat info dari sebuah Tabloid Wanita Terkemuka. Di situ ada lomba menulis tentang perempuan inspiratif. Saya tidak perlu berpikir lama tentang siapa sosok yang akan saya jadikan sumber referensi. Dari ribuan teman di facebook, saya mengenal salah seorang di antaranya. Emang sih saya tidak mengenal secara dekat, tapi saya sangat salut atas pencapaiannya di dunia sosial. Satu hal yang paling membuat saya terkesan adalah bahwa sosok ini merupakan mantan TKI yang sudah kembali ke Tanah Air.

Anazkia, adalah sosok yang sepak terjangnya di dunia maya membawa inspirasi bagi mantan TKI lainnya. Akhirnya saya menulis sosok Anazkia untuk saya ikut sertakan pada lomba pemilihan Perempuan Inspiratif Nova 2014. Tanpa saya sangka tulisan saya itu berhasil mengalahkan ribuan peserta menulis lainnya. Betapa bahagianya saya, karena tulisan saya tentang Anazkia berhasil lolos menjadi finalis. Sekalipun hadiah terbesar diberikan pada sosok yang ditulis, bagi saya bisa memberikan kebahagiaan pada orang lain, rasanya sangat luar biasa.

anaz

Kebahagiaan saya tidak berhenti sampai di situ, secara pribadi Anazkia mengucapkan terimakasih langsung di laman facebook saya. Duh, padahal tanpa ucapan terimakasih saja saya sudah sangat bahagia. Inilah yang saya maksud bahwa bahagia itu tidak terukur oleh banyaknya materi. Oh ya, saya juga mendapat undangan malam Penghargaan itu, tapi sayang saya tidak dapat hadir. Meskipun begitu saya tetap sangat bahagia.

IMG-20141210-00571

Kebahagiaan lain yang saya terima dari dunia anyar ini yaitu, dari seorang penulis buku anak-anak beserta penerbitnya. Perlu diketahui, bagi saya aktivitas menulis yang saya lakukan tidak dilakukan dengan asal-asalan. Semua saya lakukan dari hati ditambah lagi semangat. Kali ini saya juga mendapat ucapan terimakasih dari Widya Ross dan Penerbit Kiddo, karena saya sudah menulis review buku yang mereka terbitkan. Sama halnya seperti yang dilakukan oleh Anazkia, Widya Ross dan Penerbit Kiddo juga mengucapkan terimakasih secara langsung di laman facebook saya. Ah, sungguh hasil dari ketulusan yang sangat manis.

kido

widya

Beberapa waktu lalu, saya juga menulis tentang Perempuan Inspiratif yang bergerak dalam bidang kepenulisan. Perempuan ini juga berhasil menjadi finalis Perempuan Inspiratif Nova 2010. Kali ini saya menuliskan sepak terjang beliau pada kanal media online. Tanpa ada keinginan yang berlebihan beliau juga mengucapkan terimakasih pada wall facebook saya. Dia adalah Indari Mastuti, founder sekaligus pendiri komunitas bernama IIDN ( Ibu-ibu Doyan Nulis ).

indari11

Kisah berbagi bahagia saya memang tidak berhenti sampai di situ saja, beberapa hari ini saya banyak menulis tentang perempuan inspirasi. Di mata saya sebenarnya semua perempuan itu sangat menginspirasi. Jika dihitung dengan jari maka jumlah perempuan yang menginspirasi, jauh lebih banyak daripada laki-laki. Hal itu membuktikan bahwa kaum perempuan memiliki banyak potensi diri yang mumpuni. Tiada yang lebih membuat saya bahagia selain menerima ucapan terimakasih dari sahabat-sahabat saya. Begitulah nilai kebahagiaan yang hakiki, tidak terukur dengan materi tapi terasa di sini ( nunjuk dada ). Di saat banyak kalangan beranggapan bahwa bahagia itu pada saat menerima sesuatu, tapi tidak bagi saya. Bahagia yang sempurna itu bisa saya rasakan saat saya memberi.

Bahagia Bersama Sahabat

Tidak perlu waktu cukup lama untuk menjalin persahabatan di dunia maya. Ketika saya sering bertemu di beberapa acara blogger, maka di situlah saatnya saya mulai menjalin hubungan persahabatan. Sebenarnya sangat mudah menjalin persahabatan di dunia maya, hal ini  karena biasanya kita bertemu pada satu komunitas yang sama. Contohnya saja, saat saya datang pada acara workshop kepenulisan, maka bertemulah saya dengan teman-teman yang senang menulis. Setelah saling ngobrol, lama-lama semakin dekat dan akhirnya terjalinlah sebuah persahabatan. Bukankah pepatah mengatakan, “Tak kenal maka tak sayang”.

rumah008

Bersama founder KEB–Mira Sahid

Saya juga memiliki sahabat di beberapa komunitas menulis, bersahabat dengan mereka sangat mengasyikkan. Kami saling bertukar informasi atau membagi ilmu-ilmu kepenulisan. Beberapa orang yang saya sebutkan di atas juga merupakan sahabat-sahabat saya di dunia maya. Menurut saya, sahabat baik itu di dunia maya ataupun nyata sama saja. Mereka adalah orang-orang yang asyik diajak ngobrol dan berbagi. Nggak penting siapa dia yang terpenting adalah apa yang dilakukannya. Rasanya bahagia bersama sahabat maya, banyak pengalaman baru yang saya dapatkan.

reuni smp

Bersama sahabat semasa di SMP ( Angkatan 86 )

Beberapa waktu yang lalu saya mengadakan reuni dengan sahabat SMP dan kemarin saya baru saja kumpul dengan sahabat SMU setelah hampir 25 tahun tidak bertemu. Menyenangkan bukan ? Saya selalu berusaha menjaga hubungan persahabatan dengan siapapun. Itulah rahasia saya sehingga saya awet memiliki sahabat sampai puluhan tahun. Saya tidak perlu menuntut orang lain mengerti saya, tapi sayalah yang harus mengerti mereka, itu juga resep persahabatan saya. Bahagia bersama sahabat lama karena mereka pernah mengisi hari-hari saya dengan canda tawa.

reuni smu

Bersama sahabat semasa SMA ( Angkatan 89 )

 

Bahagia Bersama Keluarga

Bahagia bersama keluarga adalah inti dari semua kebahagiaan, karena kita memiliki ikatan darah yang tidak bisa dihilangkan. Satu sama lain akan saling merasai jika terjadi sesuatu pada anggota keluarga lainnya. Sejatinya bahagia bersama keluarga wajib diciptakan dalam situasi apapun. Jarak dan waktu jangan dijadikan alasan untuk tidak bahagia bersama keluarga. Luasnya samudra, rasanya tidak pernah sanggup menceritakan bahagia bersama keluarga. Selain pernikahan, hadirnya anggota baru dalam keluarga juga membuat bahagia bersama keluarga.

baby adreena

Bersama baby Adreena

Tiga bulan yang lalu keluarga kami baru saja kehadiran anggota baru. Sudah menjadi euforia di belahan dunia manapun, kehadiran seorang anak membuat bahagia semua anggota keluarga. Bayi perempuan nan mungil ini diberi nama Adreena Larasati. Kehadiran baby Adreena menambah riuhnya suasana rumah yang memang sudah riuh. Dalam waktu sekejap baby Adreena sudah menjadi primadona di rumah. Setiap saat selalu ingin memeluk, mengecup, membelai dan menggendongnya. Saya sangat, sangat bersyukur bahwa keluarga kami senantiasa diberi keberkahan Allah. Kekompakan, musyawarah, kebersamaan selalui mewarnai keseharian kami. Dan satu hal yang paling membuat kami bahagia jika semua dalam keadaan sehat wal’afiat. Kami selalu berdo’a dalam setiap sholat untuk tetap bersama dalam situasi apapun. Semoga kebahagiaan bersama keluarga ini tetap kokoh sampai akherat. Amin…!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s